Negosiasi Iran–AS Gagal Picu Koreksi Pasar Saham, Emas dan Rupiah Juga Alami Tekanan

Uang kertas Rupiah.. Pada sesi perdagangan pagi, nilai tukar Rupiah ditransaksikan melemah terhadap Dolar AS.lensamedan-ist

LensaMedan - Harga minyak mentah dunia kembali mengalami kenaikan dan berada di atas US$100 per barel. Untuk minyak jenis WTI pada perdagangan pagi ini ditransaksikan menguat ke level US$104.4 per barel. 

Kenaikan harga minyak mentah tersebut telah memicu kekhawatiran akan kembali meningkatnya laju tekanan inflasi yang nantinya akan mendorong koreksi pada kinerja pasar keuangan.

Mayoritas bursa saham di Asia pada perdagangan hari ini ditransaksikan melemah, termasuk juga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada sesi pembukaan perdagangan IHSG dibuka melemah ke level 7.410, dengan peluang akan menguji level support 7.300. 

Sementara itu mata uang Rupiah ditransaksikan melemah ke level 17.135 per Dolar AS. Kinerja mata uang Rupiah melemah ditengah kenaikan kinerja USD index ke level 99, dan diperburuk dengan imbal hasil US Treasury 10 tahun yang mengalami kenaikan di level 4,35%. 

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, menilai, sentimen perang masih menjadi pemicu utama koreksi yang terjadi pada kinerja pasar keuangan secara keseluruhan. Memburuknya tensi geopolitik di Timur Tengah telah memicu kekhawatiran bahwa perang bisa saja berlangsung dengan waktu yang lebih lama.

“AS bahkan berencana untuk memblokade Selat Hormuz yang berpeluang memicu kenaikan harga minyak, atau setidaknya akan membuat harga minyak mentah dunia bertahan di atas level US$100 per barel,” ujar Gunawan di Medan, Senin (13/4/2026). 

Di sisi lain harga emas dunia ditransaksikan melemah ke level US$4.721 per ons troy, namun masih relatif terjaga jika dirupiahkan.

Mengacu kepada pelemahan mata uang Rupiah terhadap Dolar AS pada perdagangan hari ini, harga emas dunia ditransaksikan naik dikisaran Rp2,61 juta per gram. 

Harga emas masih dibayangi sentimen negatif, dimana pelaku pasar kembali bertaruh bahwa The Fed bisa saja menunda pemangkasan bunga acuannya, atau justru memiliki arah kebijakan yang bernada hawkish. (juli simanjuntak)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Negosiasi Iran–AS Gagal Picu Koreksi Pasar Saham, Emas dan Rupiah Juga Alami Tekanan"

Posting Komentar

DPRD Ajak Warga Medan Harus Manfaatkan Bank Sampah

LensaMedan - Anggota DPRD Medan, Fauzi mengajak warga Kota Medan harus dapat memanfaatkan Bank Sampah menyusul semakin banyaknya produksi s...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel