Dua Remaja Tutup Usia Usai Tenggelam di Sungai

LensaMedan - Dua remaja dikabarkan tenggelam di Sungai Sei Bingei, Dusun VIII Bandar Meriah, Desa Namo Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Keduanya ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah pencarian selama dua hari, dalam kondisi meninggal dunia.

Salah seorang warga setempat bermarga Tarigan yang menjadi saksi mata mengungkapkan peristiwa nahas ini terjadi Jumat (24/04/2026) siang sekitar. Kedua korban diketahui pergi ke sungai bersama rekan-rekannya usai pulang sekolah untuk berenang di area pemandian. Diduga kuat, derasnya arus sungai membuat keduanya terseret hingga hanyut.

Dikatakannya, bahwa kondisi sungai saat itu memang tidak seperti biasanya. Menurutnya, arus terlihat lebih deras dan air tampak keruh, diduga akibat hujan yang turun di wilayah hulu.

“Sebelum kejadian, saya sudah sempat memperhatikan arusnya agak kuat. Airnya juga keruh, biasanya itu tanda dari atas sana habis hujan,” ujar Tarigan, sabtu (25/04/2026) Sore di lokasi Kejadian.

Tarigan menuturkan, saat itu ia sedang berada tidak jauh dari lokasi pemandian dan melihat sekelompok remaja bermain air di tepian sungai. Awalnya situasi tampak biasa saja, hingga tiba-tiba salah satu korban terlihat mulai terbawa arus ke bagian tengah sungai yang lebih dalam.

“Satu orang seperti kehilangan pijakan, lalu langsung terseret ke tengah. Temannya berusaha menolong dengan mendekat, tapi malah ikut terbawa. Kejadiannya cepat sekali,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Tarigan bersama warga lain langsung berupaya memberikan pertolongan. Namun derasnya arus serta kondisi sungai yang dalam membuat usaha penyelamatan tidak berhasil.

“Kami sempat coba turun, tapi arusnya terlalu kuat. Kalau dipaksakan, bisa ikut jadi korban juga. Jadi kami hanya bisa berusaha dari pinggir sambil cari bantuan,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat mandi oleh warga sekitar, terutama anak-anak dan remaja, meskipun sebenarnya memiliki risiko cukup tinggi.

“Memang sering anak-anak mandi di situ, tapi kalau arus lagi besar sebenarnya berbahaya. Tidak ada penjagaan juga di sana,” tambahnya.

Upaya pencarian awal dilakukan secara mandiri oleh warga, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang. Tim SAR gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian secara intensif.

Pada hari kedua operasi, korban pertama bernama Andini Natasya (18) ditemukan pada pukul 02.45 WIB dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 20 meter dari lokasi kejadian. Selanjutnya, korban kedua bernama Rasha (18) ditemukan pada pukul 13.15 WIB, sekitar 10 meter dari lokasi awal.

Kedua korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga setelah melalui proses visum di fasilitas kesehatan terdekat.

Tarigan mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi arus tidak stabil.

“Keselamatan adalah hal utama. Peran orang tua juga sangat penting untuk mengawasi anak-anak agar tidak berenang di lokasi berbahaya,” tutupnya.

(Langkat / Mi7)

Belum ada Komentar untuk "Dua Remaja Tutup Usia Usai Tenggelam di Sungai"

Posting Komentar

Dua Remaja Tutup Usia Usai Tenggelam di Sungai

LensaMedan - Dua remaja dikabarkan tenggelam di Sungai Sei Bingei, Dusun VIII Bandar Meriah, Desa Namo Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingei, Ka...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel