Tak Mampu Lawan Tekanan, IHSG hingga Emas Ditutup Melemah

Uang kertas Rupiah. Pada perdagangan hari ini, Rupiah masih mengalami tekanan hingga akhirnya ditutup di level 16.825 per Dolar AS pada sesi sore perdagangan Kamis (5/2/2026)).lensamedan-juli simanjuntak

LensaMedan – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,53% di level 8.103,87. IHSG ditutup sedikit diatas level terendahnya 8.102. Arus pelemahan bursa saham di Asia menyeret koreksi pada kinerja IHSG di hari ini.

Sementara itu, kinerja mata uang Rupiah ditransaksikan melemah ke level 16.825 per Dolar AS. Kinerja mata uang Rupiah terpukul oleh kenaikan harga minyak mentah dunia, ditambah dengan lompatan pada kinerja USD Index dan imbal hasil US Treasury.

Selain sejumlah sentimen pasar keuangan di Asia, Badan Pusat Statistik (BPS) juga telah merilis data pertumbuhan ekonomi nasional, dimana ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% secara kumulatif, atau tidak jauh berbeda dengan ekspektasi pasar sebelumnya dikisaran angka 5%.

“Ekspektasi pasar yang masih sesuai dengan harapan, membuat kinerja sektor keuangan cenderung mengikuti sentimen eksternal,” ujar Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, di Medan, Kamis (5/2/2026).

Namun untuk kinerja mata uang Rupiah, pusaran tekanannya masih sangat dirasakan, dimana gambaran calon Gubernur Bank Sentral AS kedepan mencerminkan adanya kecenderungan kebijakan yang lebih bernada hawkish dibandingkan dengan kandidat lainnya.

Ditambah lagi ketegangan geopolitik juga membuat investor lebih memburu save haven, yang cenderung membuat Dolar AS menguat terhadap mata uang rivalnya.

Di sisi lain, harga emas dikatakan Gunawan sejauh ini juga masih mengalami tekanan. Setelah sempat mendekati level psikologis US$5.100 pada perdagangan kemarin, emas kembali alami koreksi teknikal dan ditransaksikan dikisaran harga US$4.882 per ons troy atau sekitar Rp2,65 juta per gram.

Pernyataan hawkish salah satu pejabat The Fed Lisa Cook juga turut menyulut koreksi pada harga emas di hari ini. Pasar kembali berspekulasi bahwa The Fed besar kemungkinan akan menunda pemangkasan bunga acuannya.

“Meskipun pelaku pasar juga menanti data ekonomi AS yang tetap bisa saja merubah ekspektasi pasar kedepannya,” kata Gunawan mengakhiri. (juli simanjuntak)

 

 

(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Tak Mampu Lawan Tekanan, IHSG hingga Emas Ditutup Melemah"

Posting Komentar

Gubernur Bobby Nasution Dampingi Mendagri Resmikan Huntara dan Penyerahan Bantuan Dana Tunggu Hunian di Tapsel

Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution, mendampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, meresmikan Hunian Sementara (Huntara) dan p...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel