Rupiah Melemah Dekati 17.000, Emas Naik Dekati US$5.000 Per Ons

Seorang pegawai Bank Syariah Indonesia menunjukkan kepingan logam mulia. Pada sesi pagi perdagangan Kamis (19/2/2026), harga emas menguat di level US$4.974 per ons troy.lensamedan-ist

LensaMedan - Dua pendapat yang berbeda dalam FOMC Minutes Bank Sentral AS  bisa disimpulkan bahwa kemungkinan The Fed akan cenderung menunda pemangkasan bunga acuan.

Kebijakan moneter yang lebih longgar dimungkinkan dilakukan pada akhir tahun jika ditopang oleh data ekonomi yang mendukung pemangkasan itu sendiri.

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, menilai The Fed cenderung bernada hawkish dalam sejumlah agenda pertemuan sebelumnya.

Sejauh ini harga emas tidak begitu terpengaruh dengan sikap The Fed yang masih belum bisa diterjemahkan sepenuhnya kea rah kebijakan tertentu.

Pada perdagangan pagi, harga emas dunia masih ditransaksikan menguat ke level US$4.974 per ons troy atau sekitar Rp2,71 juta per gramnya.

"Tetapi emas berpeluang alami tekanan seiring dengan sikap The Fed yang masih jauh dari kemungkinan pemangkasan," ujar Gunawan di Medan, Kamis (19/2/2026).

Pasar masih melihat adanya potensi The Fed akan tetap mempertahankan besaran bunganya.

Sikap The Fed tersebut sejauh ini telah menekan kinerja mata uang Rupiah.

Di sesi perdagangan pagi mata uang Rupiah ditransaksikan melemah di level 16.920 per Dolar AS.

Gunawan menilai, pelemahan kinerja Rupiah akan membebani kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini.

Pada sesi pembukaan IHSG masih mampu menguat di level 8.357. IHSG menguat ditengah membaiknya kinerja mayoritas bursa saham di Asia pada sesi perdagangan pagi.

"IHSG diproyeksikan akan berada dalam rentang 8.300 hingga 8.370.

Sementara mata uang Rupiah diproyeksikan melemah diatas level psikologis 17 ribu," tutupnya. (juli simanjuntak)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Rupiah Melemah Dekati 17.000, Emas Naik Dekati US$5.000 Per Ons"

Posting Komentar

Rayakan Ramadan dengan Triple ALL Accor Reward Points untuk Pengalaman Berbuka Puasa di Seluruh Indonesia

Menu khas Timur Tengah kembali dihadirkan Grand Mercure Medan Angkasa di bulan Ramadan 2026.lensamedan-ist LensaMedan – Bulan suci Ramadan ...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel