Minim Sentimen, IHSG Rawan Koreksi
Grafik IHSG di sesi pertama perdagangan Selasa (24/2/2026).Minimnya sentimen membuat IHSG volatile dan cenderung terdorong ke zona merah.lensamedan-istLensaMedan - Bank Sentral China (PBoC) mempertahankan besaran bunga pinjamannya di level 3%.
Kebijakan tersebut sejauh ini tidak memberikan dampak besar bagi kinerja pasar saham yang ada di regional Asia.Bursa saham di China seperti Shenzen dan Shanghai terpantau mengalami penguatan, namun bursa saham Hang Seng justru mengalami koreksi.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, kinerja bursa saham di Asia pada hari ini banyak yang ditransaksikan di zona hijau.
Termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan pagi ini dibuka menguat ke level 8.428.
IHSG sejauh ini terpantau mengalami penguatan tipis, dan membuka peluang bagi IHSG untuk masuk ke zona merah.
IHSG diproyeksikan akan ditransaksikan dalam rentang 8.370 hingga 8.450.
"Tidak ada sentimen besar yang akan menjadi penggerak pasar di Asia pada perdagangan hari ini," ucap Gunawan di Medan, Selasa (24/2/2026).
Di sisi lain, kata Gunawan, kinerja mata uang Rupiah ditransaksikan melemah ke level 16.820 per Dolar AS.
Tekanan pada Rupiah muncul di saat kinerja USD Index mengalami kenaikan dekati level 98, atau berada dikisaran 97,8 sejauh ini.
"Rupiah berpeluang untuk ditransaksikan diatas 16.800 selama sesi perdagangan berlangsung," sebutnya.
Selanjutnya, jika membandingkan dengan harga emas di sesi perdagangan waktu Amerika, harga emas pada perdagangan pagi ini turun ke kisaran US$5.167 per ons troy, atau sekitar Rp2,i juta per gramnya.
Namun di sesi perdagangan Amerika sebelumnya, harga emas sempat ditransaksikan dikisaran harga US$5.220-an per ons troy.
Harga emas sempat menembus level psikologis US5.200, meskipun terkoreksi di sesi perdagangan Asia.
Akan tetapi jika dibandingkan dengan sesi perdagangan sore kemarin, harga emas terpantau alami kenaikan.
Geopolitik yang memanas masih menjadi pemicu lonjakan harga emas belakangan ini. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Minim Sentimen, IHSG Rawan Koreksi"
Posting Komentar