Geopolitik Memburuk Bisa Jadi Kabar Baik Untuk Emas di Awal Tahun, IHSG Masih Mampu Menguat
Grafik pergerakan IHSG. Pada pembukaan perdagangan awal tahun, IHSG dibuka di zona hijau lensamedan-istLensaMedan - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sesi perdagagangan awal tahun dibuka menguat ke level 8.676.
Kinerja positif ini masih seirama dengan mayoritas bursa saham di Asia pada umumnya.Hanya saja kabar kurang baik datang dari rilis data indeks manufaktur PMI tanah air yang dirilis di awal tahun, dimana kinerja manufaktur tanah air pada bulan Desember alami perlambatan menjadi 51,2, setelah sempat berada di level 53,3 pada bulan sebelumnya.
Kinerja manufaktur RI yang melambat nantinya akan disandingkan dengan rilis data inflasi di tanah air.
"Meskipun dampak kenaikan laju tekanan inflasi diproyeksikan tidak berdampak besar terhadap kinerja pasar keuangan secara keseluruhan," ujar Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, di Medan, Jumat (2/1/2026).
Sementara itu, kinerja mata uang Rupiah ditransaksikan dikisaran harga 16.700 per Dolar AS pada sesi perdagangan pagi.
Kinerja mata uang Dolar AS di awal tahun ini berpeluang bergerak menguat terhadap mata uang rivalnya.
Imbal hasil US Treasury 10 tahun di level 4.16%, ditambah dengan gerak USD Index yang stabil dikisaran 98,16 akan menjadi katalis bagi Dolar AS untuk menguat dalam rentang yang terbatas.
Di sisi lainnya, kata Gunawan, tensi geopolitik kembali alami peningkatan yang berpeluang merubah ekspektasi pasar dan memicu volatilitas pada kinerja pasar keuangan maupun komoditas.
Hubungan Iran dan AS serta Israel belakangan ini memburuk dengan peluang terjadinya perang terbuka.
Ditambah lagi China menyatakan bahwa upaya untuk menyatukan Taiwan dengan China juga akan diupayakan.
Situasi tersebut bisa menguntungkan yang sejauh ini ditransaksikan dikisaran level US$4.340 per ons troy, atau sekitar Rp2,4 juta per gramnya.
"Harga emas memang sempat tertekan di akhir tahun 2025 kemarin setelah Fed Minutes menunjukan bahwa The Fed lebih bernada hawkish. Namun tensi geopolitik yang memburuk belakangan ini menjadi peluang bagi emas untuk melanjutkan tren penguatan," tutup Gunawan. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Geopolitik Memburuk Bisa Jadi Kabar Baik Untuk Emas di Awal Tahun, IHSG Masih Mampu Menguat "
Posting Komentar