Bupati Tapanuli Utara Tekankan Penyeragaman Persepsi Arah Pembangunan

Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, saat memimpin rapat koordinasi membahas rencana kerja tahun 2026  di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Jumat (30/1/2026).lensamedan-ist

LensaMedan - Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, memimpin rapat koordinasi Perangkat Daerah membahas rencana kerja serta target kinerja perangkat daerah tahun 2026 yang berlangsung di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Jumat (30/1/2026).

‎Dalam arahannya, Bupati Tapanuli Utara menekankan pentingnya penyeragaman pemahaman dan persepsi arah pembangunan hingga ke seluruh jenjang organisasi, tidak hanya pada level kepala dinas, tetapi juga sampai kepada kepala bidang dan pejabat teknis.

‎“Penyeragaman pemahaman ini sangat penting agar percepatan pencapaian program pembangunan dapat berjalan efektif. Kita harus menyamakan persepsi, adaptif terhadap perubahan, dan berani meninggalkan pola pikir lama,” tegas Bupati yang dalam rapat tersebut didampingi Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan, dan Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul.

‎Bupati menjelaskan bahwa dari total APBD Kabupaten Tapanuli Utara sekitar Rp1,3 triliun, hanya sekitar Rp600 miliar yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat. 

Kondisi tersebut menuntut adanya terobosan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak di luar pemerintah daerah.

‎“Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, kita harus membuka ruang kolaborasi dengan pihak swasta, diaspora, CSR, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat. Kita harus mendukung penuh kehadiran investor yang ingin mengembangkan usahanya di Kabupaten Tapanuli Utara. Perizinan jangan dipersulit,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa setiap pimpinan perangkat daerah harus mampu menjadi pemimpin yang inspiratif, inovatif, kreatif, dan solutif. 

Ia mendorong agar seluruh jajaran tidak hanya berorientasi pada rutinitas, tetapi berani melakukan terobosan dan mengambil keputusan strategis sesuai kewenangan masing-masing.

‎“Untuk menjadi pemimpin, Saudara semua harus mampu menginspirasi, berinovasi, kreatif, dan solutif. Jangan hanya menunggu arahan. Saya memberi ruang dan kepercayaan untuk menghadirkan ide-ide baru yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan target transformasi birokrasi, peningkatan kualitas ASN, serta penerapan formula kolaborasi pembangunan 20:50:30, yakni 20% bersumber dari APBN, 50% APBD kabupaten, dan 30% APBD provinsi. 

Formula ini dinilai hanya dapat terwujud melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas pemerintahan.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara dalam bimbingan dan arahannya menekankan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah, pemanfaatan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan kapasitas ASN melalui pelatihan, pendidikan, dan penguatan literasi digital.

‎Dalam rapat tersebut, Dinas PUPR, Dinas Sosial dan Perusahaan Daerah Air Minum melakukan presentasi Rencana Kegiatan dan Target Kinerja tahun 2026. 

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari pra-rapat koordinasi strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam rangka mendorong transformasi, akselerasi, dan kolaborasi menuju Kabupaten Tapanuli Utara yang maju dan sejahtera, didukung oleh ASN yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. (darwin nainggolan)



(Tapanuli Utara)


Belum ada Komentar untuk "Bupati Tapanuli Utara Tekankan Penyeragaman Persepsi Arah Pembangunan"

Posting Komentar

Atasi Kemacetan, Pemko Medan Usulkan Penanganan Jalan di Simpang Titipapan ke Komisi V DPR RI

LensaMedan - Pemko Medan mengusulkan adanya penanganan infrastruktur jalan di simpang Titipapan ke Komisi V DPR RI. Upaya tersebut dilakuka...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel