YOSL-OIC dan Komunitas RUMAHELA Bersepakat Lestarikan Alam dan Budaya Batak

Lensamedan- Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) menandatangani Nota Kesepahaman tentang Kolaborasi Perlindungan dan Pelestarian Alam dan Budaya Batak dengan Perkumpulan Komunitas Rumahela, Rabu (30/12/2020). Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) dan Perkumpulan Komunitas Rumahela bersepakat untuk bekerjasama dalam penguatan kelembagaan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan program “Manjou Mulak Mata Mual” dalam rangka penyelamatan sumber air dan kawasan hutan di Pusuk Buhit, Kabupaten Samosir sekitarnya, pengembangan dan penguatan kolaborasi perlindungan dan pelestarian alam dan budaya Batak, dan pengembangan program pendidikan dan kebudayaan untuk pelestarian alam dan budaya Batak.

Dalam penandatanganan nota kesepahaman ini turut hadir anggota Komisi III DPR RI Hinca IP Pandjaitan, selaku Pembina Perkumpulan Komunitas Rumahela. Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Ketua Perkumpulan Rumahela, Diego Albertus Naibaho, SH dan Ketua Pembina Yayasan Orangutan Sumatera Lestari, Panut Hadisiswoyo, SS, MA, MSc.

Hinca Pandjaitan menyatakan bahwa penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan kerjasama yang luar biasa abad ini yang akan mulai dikerjakan pada tahun 2021.

“Dan akan menitikberatkan ajakan untuk merawat dan memperbaiki dunia bersama-sama lengkap dengan budayanya,” ujar Hinca Pandjaitan.

Ketua Pembina Yayasan Orangutan Sumatera Lestari, Panut Hadisiswoyo, SS, MA, MSc menyatakan bahwa konservasi tidak terlepas dari pelestarian nilai-nilai budaya yang melekat pada masyarakat. Hancurnya hutan berarti menghilangkan nilai-nilai budaya.

“Kerjasama ini menjadi momentum untuk selalu mengintegrasikan upaya konservasi dengan nilai-nilai budaya, salah satunya melalui program “Manjou Mulak Mata Mual” yang memiliki makna mengembalikan sumber-sumber mata air yang dulu pernah ada tetapi saat ini telah hilang karena kerusakan hutan dan lahan,” demikian Panut Hadisiswoyo. (Rel)

 

 

(Medan)

 

Belum ada Komentar untuk "YOSL-OIC dan Komunitas RUMAHELA Bersepakat Lestarikan Alam dan Budaya Batak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel