Tensi Geopolitik Kembali Memanas, IHSG Hingga Harga Emas Terkoreksi

Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan Jumat (2/10/2026), IHSG dibuka menguat meski sejauh ini bergerak turun ke zona merah.lensamedan-ist

LensaMedan - Data neraca perdagangan tanah air pada bulan Agustus mencatatkan kenaikan sebesar US$3,55 miliar. 

Data yang dirilis pada perdagangan sehari sebelumnya itu nyatanya tidak mampu membuat Rupiah menguat terhadap Dolar AS. Tekanan eksternal menjadi pemicu utama melemahnya Rupiah pada perdagangan sebelumnya.

Pada sesi perdagangan pagi ini, pasar saham di Asia banyak ditransaksikan di zona merah. 

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, menngatakan, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sebelumnya terkoreksi dan sempat ditransaksikan melemah juga masih berlanjut turun pada perdagangan pagi ini. 

IHSG sempat dibuka menguat ke level 6.018, namun berbalik melemah dan mencoba untuk menembus level 6.000. Dan diproyeksikan akan ditransaksikan dalam rentang 5.930 hingga 6.030.

“Secara teknikal IHSG bisa membentuk tren bearish yang baru jika ditransaksikan di bawah level psikologis 6.000,” ujar Gunawan di Medan, Jumat (2/10/2026). 

Di sisi lain kata Gunawan, mata uang Rupiah ditransaksikan menguat tipis ke level 17.930 per Dolar AS. Tekanan pada pasar keuangan diproyeksikan kembali memburuk dalam waktu dekat seiring dengan potensi eskalasi konflik yang meningkat di Selat Hormuz.

AS dikabarkan tengah mempertimbangkan mengirim kapal induk baru ke wilayah tinur tengah. Yang akan menandai kemungkinan eskalasi konflik yang baru. Sejauh ini harga minyak mentah jenis Brent kembali naik dikisaran US$103 per barel.

Inflasi masih akan menjadi masalah utama bagi kinerja sektor keuangan dan harga komoditas. Dan ditengah kabar tersebut harga emas ditransaksikan melemah ke level US$4.148 per ons troy atau sekitar Rp2,4 juta per gramnya. 

“Tensi geopolitik yang memburuk akan kembali menjadi sentimen utama penggerak pasar dalam jangka pendek,” pungkasnya. (juli simanjuntak)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Tensi Geopolitik Kembali Memanas, IHSG Hingga Harga Emas Terkoreksi"

Posting Komentar

Tensi Geopolitik Kembali Memanas, IHSG Hingga Harga Emas Terkoreksi

Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan Jumat (2/10/2026), IHSG dibuka menguat meski sejauh ini bergerak turun ke zona merah.lensamedan-ist...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel