Selesaikan Proses Rehabilitasi di Sibolangit, Tiga Individu Orangutan Kembali ke Alam di Jantho
Trumon, salah satu individu orangutan Sumatra yang telah menyelesaikan proses rehabilitasi di Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan-SOCP Sibolangit diberangkatkan menuju Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh, Rabu(7/10/2026).lensamedan-istTiga individu orangutan yang telah menyelesaikan proses rehabilitasi di Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan-SOCP Sibolangit diberangkatkan menuju Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho, Aceh, Rabu(7/10/2026).
Ketiga orangutan yang terdiri atas Didi, betina berusia sekitar 11 tahun yang berasal dari Aceh Tamiang; Trumon, jantan berusia sekitar 25 tahun yang berasal dari Aceh Selatan; serta Babahlung, jantan berusia sekitar 8 tahun yang berasal dari Kabupaten Nagan Raya, Aceh yoba di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho, Kamis (8/10/2026)
Selanjutnya mereka akan menjalani tahapan penyesuaian dan penilaian di Jantho sebagai bagian dari proses reintroduksi.
Kepala Balai Besar KSDA Sumatra Utara, Novita Kusuma Wardani, menyampaikan bahwa proses pemindahan orangutan tersebut merupakan bagian dari tahapan penting dalam upaya konservasi orangutan.
Upaya konservasi orangutan tidak berhenti pada proses rehabilitasi. Setiap tahapan menuju pengembalian orangutan ke habitat alaminya membutuhkan perencanaan, koordinasi, serta pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan. Konservasi orangutan merupakan upaya jangka panjang yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Pemerintah, mitra konservasi, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya memiliki peran dalam mendukung keberlanjutan upaya pelestarian orangutan dan habitatnya,” ujar Novita lewat siaran pers yang diterima Jumat (9/10/2026).
Setelah pemindahan ketiga orangutan tersebut ke Jantho, Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan- SOCP Sibolangit masih akan melanjutkan proses rehabilitasi terhadap 31 individu orangutan lainnya.
Setiap orangutan menjalani tahapan rehabilitasi sesuai dengan kondisi serta perkembangannya, sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mereka untuk kembali hidup di habitat alaminya, jelasnya.
Manager Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan- SOCP Sibolangit, Arista Ketaren, menjelaskan bahwa setiap orangutan memiliki proses rehabilitasi dan perkembangan yang berbeda.
“Kami berharap proses panjang yang telah mereka lalui selama rehabilitasi dapat menjadi bekal bagi mereka untuk beradaptasi dan bertahan hidup di alam,” ujar Arista.
Upaya bersama ini diharapkan dapat mendukung ketiga orangutan tersebut dalam menjalani setiap tahapan reintroduksi, hingga siap kembali hidup di habitat alaminya dan menjadi bagian dari populasi orangutan yang berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Selesaikan Proses Rehabilitasi di Sibolangit, Tiga Individu Orangutan Kembali ke Alam di Jantho"
Posting Komentar