IHSG Kena Trading Halt Karena MSCI, Rupiah Melemah Lewati 18 Ribu Per Dolar AS
Grafik pergerakan IHSG yang semakin terpuruk di sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026). Pelemahan yang sangat tajam ini mengakibatkan BEI menghentikan sementara perdagangan.lensamedan-istLensaMedan – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan sementara perdagangan (trading halt) Indeks Harga Saham pada pukul 08:58:00 yang akan dilanjutkan pada pukul 09:28:00 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.
Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%.
“BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025,” ujar P.H. Sekretaris Perusahaan BEI, Valentina Simon, lewat siaran pers yang dikirimkan Jumat (16/10/2026).
Penghentian sementara ini, disinyalir Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, disebabkan pelaku pasar menyoroti langkah Morgan Stanley Capital Indonesia (MSCI) yang dikabarkan tengah memulai konsultasi atas proposal untuk mengubah klasifikasi indeks saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.
Trading halt diberlakukan saat ini seiring dengan tingginya tekanan jual yang dialami IHSG. Belum bisa dipastikan sampai sejauh mana IHSG akan mengalami koreksi nantinya.
“IHSG terlihat stagnan berada di level 5.393, dan tentunya sangat berpeluang untuk bertahan di zomn merah pada perdagangan akhir pekan ini,” ujar Gunawan.
Di sisi lain, mata uang Rupiah juga melemah dan ditransaksikan di atas level 18 ribu per Dolar AS. Pada sesi perdagangan pagi ini Rupiah ditransaksikan melemah ke level 18.070, sejalan dengan memburuknya sentimen pasar.
Gunawan menyebut, belum bisa dipastikan sampai sejauh mana Rupiah akan diperdagangkan di akhir pekan, mengingat ada kejadian yang tak biasa di pasar saham yang membuat kinerja pasar keuangan sulit diproyeksikan.
“Kinerja pasar keuangan domestik pada hari ini didominasi oleh sentimen negatif yang datang dari MSCI,” sebutnya.
Terpisah, harga emas dunia ditransaksikan stabil cenderung turun ke level US$4.158 pe rons troy, atau sekitar Rp2,42 juta per gramnya. Tekanan harga emas muncul seiring dengan kenaikan data inflasi produsen AS. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "IHSG Kena Trading Halt Karena MSCI, Rupiah Melemah Lewati 18 Ribu Per Dolar AS"
Posting Komentar