Harga Minyak Dunia Naik Ancam Kinerja Sektor Keuangan
Kapal Tanker yang dikelola Pertamina International Shipping (PIS) saat melintasi samudra setelah berhasil melewati Selat Hormuz. Pada perdagangan pagi Rabu (2/9/2026), harga minyak dunia melambung tinggi sehingga memberi dampak negatif terhadap pasar keuangan.lensamedan-istAksi jual beli serangan kembali terjadi antara Iran dengan
AS. Perang kembali berkecamuk, yang memicu sentimen buruk bagi pasar keuangan.
Mayoritas bursa saham di Asia ditransaksikan di zona merah,
meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu diperdagangkan di zona
hijau dan terpantau tidak jauh dari posisi penutupan sebelumnya.
Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan,
pada sesi pembukaan perdagangan, IHSG menguat di level 6.625. Sejauh ini penguatan
IHSG mulai terkikis yang memberikan ruang bagi potensi IHSG mengalami koreksi.
Ditambah lagi kinerja mata uang Rupiah pada perdagangan pagi
ini terkoreksi ke level 17.760 per Dolar AS.
Tekanan pada mata uang Rupiah kembali menguat seiring dengan
ekspektasi inflasi yang kian suram kedepan. Lompatan pada harga minyak mentah
akan menggiring tren pembentukan suku bunga acuan yang cenderung naik.
Dampak buruknya akan merembet ke IHSG dan Rupiah. Beban
anggaran akan semakin besar yang membuat kemampuan pemerintah dalam menstimulan
perekonomian menghadapi sejumlah tantangan serius.
“Sehingga IHSG pada perdagangan hari ini berpeluang ditransaksikan
dalam rentang 6.570 hingga 6.690. Sementara itu mata uang Rupiah berpeluang
untuk mkenguji level psikologis 17.800,” ujar Gunawan di Medan, Rabu (2/9/2026).
Di sisi lain, harga emas dunia ditransaksikan melemah ke
level US$4.305 per ons troy, atau sekitar Rp2,47 juta pe rgram.
Secara teknilkal kata Gunawan, harga emas akan tertahan
sementara waktu di harga psikologis US$4.300 dan berpeluang mengalami tekanan
lanjutan dalam jangka pendek jika harga minyak mentah dunia kian mendekati
level US$100 per barel.
“Dan bukan hanya akan menekan harga emas, IHSG dan Rupiah
juga dalam ancaman serius,” pungkasnya. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Harga Minyak Dunia Naik Ancam Kinerja Sektor Keuangan"
Posting Komentar