Triwulan II 2026, Ekonomi Sumut Tumbuh 5,06%
LensaMedan - Provinsi Sumatra Utara mencatat bahwa perekonomian Sumatra Utara secara year on year (y-on-y) di triwulan II tahun 2026 bertumbuh 5,06% dari PDRB atas dasar harga konstan Rp164,69 triliun menjadi Rp173,02 triliun. Sementara secara kuartalan, perekonomian Sumatra Utara tumbuh 3,04% jika dibandingkan Triwulan I 2026.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatra Utara, Asim Saputra, mengatakan, ika dibandingkan dengan Triwulan I 2026, pertumbuhan tertinggi pada Triwulan II-2026 (q-to-q) terjadi pada kategori listrik dan gas sebesar 12,32%, diikuti kategori administrasi pemerintahan sebesar 10,68%, dan kategori pengadaan air sebesar 7,47%. Sedangkan lapangan usaha yang mengalami kontraksi adalah kategori infokom dan real estate sebesar 1,87% dan 5,13%.
“Sementara jika dibandingkan Jika dibandingkan dengan Triwulan II-2025, pertumbuhan tertinggi pada Triwulan II-2026 (y-on-y) terjadi di kategori penyediaan akomodasi makan dan minum sebesar 17,43%, diikuti oleh kategori jasa perusahaan sebesar 10,70%, dan kategori jasa lainnya sebesar 10,57%. Seluruh kategori mengalami pertumbuhan positif sepanjang Triwulan II-2026,” ujar Asim saat menyampaikan pertumbuhan ekonomi Sumatra Utara, Rabu (5/8/2026).
Lebih jauh dikatakan Asim, jika dilihat berdasarkan distribusi, maka kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi kategori dengan share terbesar terhadap PDRB Sumatra Utara, mencapai 24,45 %.
Total kategori pertanian, perdagangan, industri pengolahan, dan konstruksi memiliki total kontribusi sebesar 74,84 %.
“Sumber Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Sumatra Utara Triwulan II-2026 berasal dari kategori perdagangan sebesar 1,85 %. Total sumber pertumbuhan dari seluruh kategori merupakan pertumbuhan y-on-y Triwulan II2026,” terangnya.
Jika dilihat berdasarkan pengeluaran, kata Asim melanjutkan, maka konsumsi pengeluaran pemerintah mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi baik secara y-on-y (14,17%), mau pun secara q-to-q (14,82%). Pertumbuhan konsumsi pengeluaran pemerintah ini ditopang pencairan gaji ke-13 yang mendorong peningkatan komponen konsumsi rumah tangga.
“Sedangkan jika dilihat dari struktur, pengeluaran konsumsi rumah tangga menjadi komponen dengan share terbesar terhadap PDRB Sumatra Utara, mencapai 50,54%, sedangkan komponen ekspor yang tumbuh 7,39%, memberikan share 41,24% terhadap PDRB Sumatra Utara pada Triwulan II-2026,” tutupnya. (juli simanjuntak)
(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Triwulan II 2026, Ekonomi Sumut Tumbuh 5,06%"
Posting Komentar