Tren Kenaikannya Belum Terputus, Daging Ayam akan Sumbang Inflasi Besar di Bulan Agustus
Peternakan ayam di Sumatra Utara. Harga daging ayam dalam sepekan terakhir mengalami kenaikan.lensamedan-istLensaMedan – Harga daging ayam di Sumatra Utara (Sumut) dalam sepekan terakhir berada dalam tren naik. Berdasarkan pemantauan melalui pusat informasi harga pangan strategis (PIHPS), rata-rata harga daging ayam naik dari Rp48.550 per Kg menjadi rata-rata Rp52.400 per Kg nya.
Kenaikan harga daging ayam tersebut justru terjadi saat demand atau permintaan tidak lagi mengalami kenaikan.
Sebagai contoh harga di level konsumen disalah satu pedagang sempat berada dikisaran Rp28 ribu per Kg saat libur panjang sekolah. Sekarang ini di pedagang yang sama sudah menjual daging ayam seharga Rp42 ribu per Kg nya.
Bahkan bila mengacu kepada data PIHPS akhir pekan sebelumnya, harga daging ayam paling tinggi di Sumut menyentuh Rp69 ribu per Kg di Gunung Sitoli Nias.
Pemerhati ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin, melihat kenaikan ini bukan lagi dipicu oleh lompatan demand atau permintaan, namun lebih dikarenakan oleh kenaikan harga pakan ternak.
berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan, terjadi kenaikan harga pakan ternak dalam sebulan terakhir.
“Kenaikannya bisa mencapai Rp500 per Kg, seiring dengan harga jagung yang juga bertahan diatas 6.000 per Kg-nya,” ujar Gunawan di Medan, Selasa (25/8/2026).
Ditengah pasokan yang melimpah saat musim panen tiba, harga jagung dikatakan Gunawan justru bertahan di atas Rp6.000 per Kg. Kondisi ini sangat jauh berbeda dengan musim panen dalam 2 tahun terakhir, dimana harga jagung bisa turun dikisaran Rp4.700 per Kg nya saat terjadi musim panen jagung serentak. Ditambah dengan kenaikan biaya input produksi yang signifikan sebagai rentetan dari pelemahan Rupiah.
Kenaikan biaya input akan menekan supply karena peternak akan mengurangi pasokan ayam hidupnya. Sejauh ini demand yang paling tinggi untuk daging ayam segar masih didominasi oleh permintaan rumah tangga.
Selain itu ada permintaan untuk kebutuhan MBG dan usaha kuliner lainnya.
“Sehingga pada bulan Agustus ini harga daging ayam berpeluang memberikan kontribusi besar inflasi baik secara nasional maupun khusus untuk wilayah Sumut,” tutup Gunawan. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Tren Kenaikannya Belum Terputus, Daging Ayam akan Sumbang Inflasi Besar di Bulan Agustus "
Posting Komentar