Medan DigiFest 2026: Perkuat QRIS dan Literasi Keuangan Digital Masyarakat
Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara, Wishnu Badrawani (tengah) berfoto bersama Manajer Business Development Bajaj MaxRide, Jun Purba, saat membuka program MaxRide Go Digital yang digelar di Kantor Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara, Selasa (18/8/2026).lensamedan-istLensaMedan - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara mengawali Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 dengan program MaxRide Go Digital.
Melalui program yang dimulai sejak 18 Agustus 2026 ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan Bajaj MaxRide dengan tarif khusus Rp81/trip melalui QRIS, sebagai bagian dari semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tidak hanya melibatkan 100 pengemudi Bajaj MaxRide, namun program yang bertujuan utama mendukung onboarding QRIS ini juga bekerja sama dengan Bank Mandiri, BRI, BTN, BSI, BCA, Bank Sumut, dan BNI.
Program dibuka Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara, Wishnu Badrawani, serta dihadiri Manajer Business Development Bajaj MaxRide, Jun Purba, dan Koordinator Lapangan Bajaj MaxRide, Arash.
Pada kesempatan tersebut pengemudi juga memperoleh edukasi QRIS, CBP Rupiah, keuangan digital, serta Pelindungan Konsumen (PeKA).
Pertumbuhan penggunaan layanan perbankan dan keuangan digital menunjukkan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap transaksi digital yang menawarkan kemudahan, termasuk melalui berbagai layanan pembayaran dan dompet digital.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara, Didit Widiana, menyampaikan, sinergi Bank Indonesia, OJK, dan LPS menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan.
Bank Indonesia sebagai garda terdepan sistem pembayaran terus mendorong perluasan QRIS melalui digitalisasi yang diiringi peningkatan literasi melalui Pelindungan Konsumen (PeKA).
Sementara itu, peran OJK dalam pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Penguatan literasi juga dilakukan melalui berbagai program edukasi, termasuk OJK Peduli dengan sasaran mahasiswa dan masyarakat pada segmen prioritas.
Selanjutnya, peran LPS dalam memberikan penjaminan simpanan dan juga edukasi kepada masyarakat.
"Sedangkan mahasiswa berperan sebagai agen perubahan dalam membangun transformasi keuangan digital yang aman dan inklusif," ujar Didit lewat siaran pers yang diterima Jumat (21/8/2026).
Program MaxRide Go Digital mengawali rangkaian Medan Digifest 2026.
Medan Digifest 2026 dilanjutkan dengan Talkshow Bank Indonesia bersama UMKM dan masyarakat pada 20 & 21 Agustus 2026.
Melalui rangkaian tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara terus memperkuat sinergi dalam mendorong perluasan keuangan digital yang inklusif, aman, dan terpercaya.
Upaya tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan penggunaan QRIS, tetapi juga pada penguatan literasi dan pelindungan konsumen, sehingga masyarakat dan pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan keuangan digital secara cerdas dan aman. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Medan DigiFest 2026: Perkuat QRIS dan Literasi Keuangan Digital Masyarakat"
Posting Komentar