Emas Menanjak Dekati US$4.600 per Ons, IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat
Seorang pedagang menunjukkan logam mulia. Di perdagangan akhir pekan, harga emas bertahan mahal.lensamedan-istLensaMedan – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sesi perdagangan mampu bertahan di zona hijau selama sesi berlangsung meski ditransaksikan dalam rentang angka yang sempit antara 6.507 - 6.551.
Penguatan mayoritas bursa saham di Asia menjadi pemicu utama kinerja IHSG yang menguat cukup solid di akhir pekan, ditambah dengan minimnya sentimen pasar keuangan.
Sejumlah emiten yang menopang penguatan IHSG pada perdagangan hari ini diantaranya adalah BUMI, BBRI, BBCA, BMRI, BBNI hingga ANTM.
Selain sentimen regional, penguatan IHSG disebutkan Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, ditopang oleh menguatnya mata uang Rupiah di level 17.865 per Dolar AS. Kinerja USD Index yang masih relatif stabil membatasi kemampuan Dolar AS untuk menguat pada perdagangan akhir pekan ini.
Rupiah di akhir pekan mampu melawan sentimen negatif dari rilis data neraca pembayaran yang masih melanjutkan tren defisit. Di kuartal kedua defisit neraca pembayaran naik menjadi 3,3% dari produk domestik bruto. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan defisit neraca pembayaran kuartal I 2026 sebesar 1,09%.
Pelebaran defisit ini pada dasarnya menjadi ancaman bagi mata uang Rupiah kedepan. Terlebih harga minyak mentah dunia terus berada dalam teren naik yang berpotensi memicu tekanan defisit lanjutan.
“Dan penguatan Rupiah belakangan ini lebih banyak dipengaruhi oleh kebijakan penahanan suku bunga acuan BI, serta suksesi Gubernur BI yang dinilai pasar masih menjaga independensi BI,” ujar Gunawan di Medan, Jumat (21/8/2026).
Terpisah harga emas dunia ditransaksikan naik ke level US$4.586 per ons troy, atau sekitar Rp2,62 juta per gram. Pelaku pasar berbalik mengakumulasi emas seiring ketidakpastian imbal hasil di pasar obligasi. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Emas Menanjak Dekati US$4.600 per Ons, IHSG dan Rupiah Ditutup Menguat"
Posting Komentar