Harga Emas Menguat, IHSG dan Rupiah Berbalik Arah

Seorang pedagang menunjukkan kepingan logam mulia. Pada perdagangan Selasa (14/7/2026), harga emas ditransaksikan menguat US$4.026 per ons troy.lensamedan-ist

LensaMedan - Kinerja bursa saham di kawasan Asia sempat berbalik arah, dan menjadi katalis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sehingga ditutup menguat 0,03% di level 6.039,521. Selama sesi perdagangan berlangsung, IHSG ditransaksikan dalam rentang 6.002 hingga 6.095. 

Selain bursa saham Asia yang menjadi katalis positif, kinerja mata uang Rupiah yang menguat juga menjadi sentimen positif bagi IHSG. 

Rupiah ditutup menguat di bawah level psikologis 18.100, atau tepatnya di angka 18.080 per Dolar AS. 

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, kinerja mata uang Rupiah membaik saat USD index bergerak naik diatas level 101,12. Tekanan pada Rupiah terjadi disesi awal perdagangan, yang sempat mendorong pelemahan Rupiah ke level 18.130.

“Penguatan Rupiah sendiri tidak terlepas dari pengawalan yang dilakukan Bank Indonesia selama perdagangan berlangsung,”  ujar Gunawan di Medan, Selasa (14/7/2026).

Sementara itu, pelaku pasar tengah menanti rilis data inflasi AS yang akan menentukan pergerakan IHSG maupun Rupiah pada perdagangan besok. Pada dasarnya Rupiah masih diuntungkan dengan dipertahankannya sovereign credit rating Indonesia yang masih masuk dalam kategori investment grade.

Di sisi lain, harga emas dunia ditransaksikan menguat ke level US$4.026 per ons troy, atau sekitar Rp2,35 juta per gram. Posisi harga emas yang mendapatkan tekanan jual sebelumnya memicu pembalikan arah harga emas secara teknikal. 

Harga emas mengalami penguatan ditengah kenaikan harga minyak dunia mencapai US$86 per barel untuk jenis Brent. Dengan kenaikan harga minyak tersebut, emas masih rawan alami tekanan dalam jangka pendek. (juli simanjuntak)


(Medan)

Belum ada Komentar untuk "Harga Emas Menguat, IHSG dan Rupiah Berbalik Arah"

Posting Komentar

Distribusi BBM Tersendat Akibat Kekurangan Sopir, Bobby: Jangan Masyarakat Jadi Korban

Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution.lensamedan-ist LensaMedan – Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution, memastikan stok b...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel