IHSG Terpuruk 3,57% di Zona Merah, Rupiah Melemah Dekati 18 Ribu

Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan Rabu (24/6/2026) IHSG ditutup melemah cukup dalam di zona merah.lensamedan-ist

LensaMedan – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu mempertahankan kinerja posiitif pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Setelah sempat ditransaksikan menguat di awal pembukaan dengan capaian level tertinggi 6.171, IHSG berbalik arah dan ditutup melemah 3,57% di level 5.883,881. 

Ada 611 emiten yang mengalami koreksi, 98 saham menguat dan 104 bergerak stabil. Sejumlah emiten besar yang berkontribusi terhadap pelemahan IHSG diantaranya adalah BMRI, BBRI, BBCA, BUMI, ANTM hingga TLKM. 

IHSG pada hari ini juga ditutup anomali dibandingkan dengan mayoritas bursa saham di Asia yang alami penguatan. IHSG menjadi indeks saham yang berkinerja paling buruk di kawasan Asia.

Analis keuangan Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengatakan, memburuknya IHSG tidak terlepas dari pengaruh kinerja Rupiah yang sempat memburuk ke level 17.955 per Dolar, sebelum akhirnya ditutup melemah di level 17.925. 

“Pelemahan Rupiah juga tidak terlepas dari sejumlah agenda besar lembaga pemeringkat dunia yang akan memberikan keputusan terkait peringkat ekonomi tanah air dalam waktu dekat,” ujar Gunawan di Medan.

Terpisah harga emas dunia ditransaksikan melemah ke level US$4.064 per ons troy atau sekitar Rp2,35 juta per gram. Emas juga masih mengalami tekanan ditengah spekulasi kenaikan bunga acuan. (juli simanjuntak)



(Medan)


Belum ada Komentar untuk "IHSG Terpuruk 3,57% di Zona Merah, Rupiah Melemah Dekati 18 Ribu"

Posting Komentar

Maknai Kemerdekaan RI Ke-81, Rico Waas: Harus Dirasakan Masyarakat Lewat Peningkatan Pelayanan Primer

LensaMedan - Memaknai Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemko Medan berkomitmen untuk terus bergerak maju dan membenahi berbagai sektor...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel