Peringati HLUN Ke-30, Dinsos Sumut dan PKK Pematangsiantar Kolaborasi Luncurkan Program "Lansia Berdaya"
![]() |
| Kadis Sosial Sumut Ilyan Chandra Simbolon hadiri Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 di Kota Pematangsiantar, Jumat (29/5). |
Dalam kesempatan tersebut hadir Kepala Dinas Sosial Sumut, Ilyan Chandra Simbolon, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pematang Siantar beserta jajaran, Kepala OPD Kota Pematang Siantar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pematang Siantar, para pendamping sosial, tenaga kesejahteraan sosial, donatur, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh warga lansia penghuni UPT.
Dalam kata sambutannya, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, Ilyan Chandra Simbolon, menegaskan bahwa peringatan HLUN bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kepedulian dan penghormatan kepada para lansia yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, dan pengabdian terbaik mereka bagi bangsa, negara, dan keluarga.
"Kita harus bisa menghadirkan lingkungan yang ramah lansia, meningkatkan kualitas kesehatan mereka, dan memperkuat kemandirian serta produktivitas mereka," tegasnya.
Ilyan Chandra juga menyoroti bahwa Indonesia kini telah memasuki era aging population atau populasi menua, di mana jumlah penduduk lansia terus meningkat dari tahun ke tahun.
Ia menekankan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan lansia harus menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, keluarga, dunia usaha, maupun masyarakat.
"Lansia bukanlah kelompok yang harus dipandang lemah atau menjadi beban sosial. Sebaliknya, lansia adalah sumber hikmat, teladan kehidupan, dan aset sosial yang tetap memiliki potensi untuk berkarya, berpartisipasi, dan berkontribusi," ujarnya.
Program Lansia Berdaya: Dari Lahan Sawit ke Minyak Sereh
Salah satu hal paling menarik dari acara ini adalah pengungkapan rencana konkret di balik Program "Lansia Berdaya". Kepala Dinas Sosial Provsu Ilyan Chandra Simbolon menjelaskan bahwa program ini akan memberdayakan para lansia untuk memproduksi minyak sereh, sebuah komoditas yang saat ini sangat diminati di pasar ekspor.
"Melalui program Lansia Berdaya, kita akan memberdayakan para lansia untuk mampu membuat produk minyak sereh. Lahan UPT yang saat ini masih ditanami sawit akan kita replanting dan kita ganti menjadi tanaman sereh wangi dan sereh india," ungkap Ilyan Chandra.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa para lansia akan mendapatkan pelatihan khusus dalam proses penyulingan tanaman sereh menjadi minyak atsiri berkualitas tinggi yang bernilai ekspor.
"Harapannya, para lansia akan kita latih untuk menjadi dan mampu menyuling tanaman sereh tersebut menjadi minyak yang saat ini sangat laris di ekspor," tambahnya.
Program ini dinilai tidak hanya memberikan aktivitas produktif bagi para lansia, tetapi juga berpotensi menghasilkan nilai ekonomi nyata bagi UPT dan warga lansia di dalamnya.
Kepala Dinas Sosial Provsu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pematang Siantar melalui Ketua Tim Penggerak PKK yang telah menggagas program ini. Program "Lansia Berdaya" dan diharapkan mampu memperkuat pelayanan sosial, meningkatkan aktivitas positif lansia, memperluas dukungan keluarga dan masyarakat, serta membuka ruang agar para lansia tetap aktif sesuai kemampuan dan potensi masing-masing.
"Kualitas sebuah bangsa dapat dilihat dari bagaimana bangsa tersebut memperlakukan para orang tuanya," pungkas Ilyan Chandra dalam pesannya kepada seluruh hadirin.
Acara dimeriahkan dengan kegiatan aneka lomba yang diikuti para lansia diantaranya lomba joget balon, merangkai kata, bercerita dan fashion show. Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi turut memberi sambutan dan meluncurkan secara resmi Program "Lansia Berdaya", yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta, termasuk para warga lansia yang terlihat antusias.
(Pematangsiantar)

Belum ada Komentar untuk "Peringati HLUN Ke-30, Dinsos Sumut dan PKK Pematangsiantar Kolaborasi Luncurkan Program "Lansia Berdaya" "
Posting Komentar