IHSG, Rupiah dan Harga Emas Kompak Menguat
Grafik pergerakan IHSG. Pada perdagangan Kamis (5/3/2026), IHSG mampu menguat signifikan 1,76% dan ditutup di level 7.701,623.lensamedan-istSaham-saham sektor perbankan dengan kapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, BBNI dan BBRI menjadi penyumbang kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini.
"Ditengah minimnya sentimen pada perdagangan hari ini, tekanan yang terjadi pada pasar saham sebelumnya menyulut aksi beli, atau technical rebound," ujar Gunawan di Medan, Kamis (5/3/2026).
Sementara itu, kinerja mata uang Rupiah pada perdagangan hari ini ditransaksikan menguat ke level 16.875 per Dolar AS.
Kinerja USD Index yang mengalami tekanan selama sesi perdagangan berlangsung disebutkan Gunawan menguntungkan kinerja mata uang Rupiah, meskipun pasar masih dibayangi oleh tensi geopolitik yang memburuk, dan belum ada tanda-tanda akan mereda.
AS sendiri bersikeras bahwa perang terhadap Iran tidak akan menjadi perang abadi, dan hanya akan berlangsung selama 4 hingga 5 minggu.
"Dan selama perang berlangsung, maka kinerja sektor keuangan masih berpeluang untuk bergerak volatile dengan arah yang sulit diproyeksikan," terangnya.
Di sisi lainnya, harga emas dunia masih bergerak stabil dengan cenderung menguat di sesi perdagangan sore.
Harga emas sejauh ini ditransaksikan naik di kisaran level US$5.172 per ons troy, atau masi dikisaran harga Rp2,8 juta per gramya.
Volatilitas harga emas sejauh ini relatif terjaga untuk sementara waktu, hingga ada perubahan besar ada harga minyak mentah dunia yang akan merubah ekspektasi besaran inflasi. (juli simanjuntak)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "IHSG, Rupiah dan Harga Emas Kompak Menguat"
Posting Komentar