Ratusan Kepsek Tingkat SD dan SMP Segera Diperiksa, GAM BB Beri Apresiasi Kejari Batu Bara

LensaMedan - Sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) se-kabupaten Batu Bara segera diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja Software Perpustakaan Digital dan Media Pembelajaran Digital Tingkat Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp. 1.697.355.000 dan pada SMP sebesar Rp 415.800.000 pada Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Batu Bara Tahun Anggara  (T.A) 2021.

Pantauan GAM BB, puluhan kepsek itu di periksa di ruangan Kantor Camat Tanjung Tiram dan UPT SMP Negeri 1 Talawi, pada Selasa (02/07/2024). Rencananya ratusan Kepsek tingkat SD dan SMP di kabupaten Batu Bara akan diminta keterangannya sebagai saksi. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batu Bara, Diky Oktavia. S.H.M.H didampingi Kasi Intel Doni Harahap di ruang kerjanya, Kamis (04/07/2024) mengatakan, perkara ini menindaklanjuti perkara yang lama. 

"Rupanya pada saat saya ke sini ada berapa perkara yang belum selesai, makanya saya berusaha menyelesaikan perkara tersebut," sebut Kajari Diky Oktavia.

Diky mengatakan setelah dibaca dan analisa bahwa memang indikasinya sudah ada, dan sudah tahap penyidikan. "Berarti penyidikan ini harus terbuka kepada masyarakat bahwa Kejari sudah melakukan penyidikan. Apalagi, intinya alat bukti sudah ditemukan dan tinggal penguatan dari pada saksi," tutur Diky. 

"Saksi ini siapa, disini ada mungkin para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Bendahara, kalau ada konsultannya dan tentunya ada pihak penerima manfaat dari Software tersebut sebanyak ratusan kepsek SD dan SMP, " sambungnya.

Di katakan Kejari, dugaan penyimpangan bantuan Software di lingkungan Disdik Batu Bara itu tidak bisa diseflin, harus di cek satu-satu karena informasi ada yang tidak mendapat. "Ini ceritanya hanya sekeping CD dan baju, sementara kalau melihat isinya tidak ada dan tidak melihat aplikasinya," terang Diky.

Diky berharap kedepannya berupaya untuk menyelesaikan perkara ini, dan tentunya butuh ahli untuk mengecek apakah ada nilainya apa tidak. "Nanti kan ada ahli ITE nya, ada ahli investigasi dari auditor apakah dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Inspektorat," harap Diky. 

Menurut Diky tentunya ada target sprint yang dikeluarkan sementara ini baru 30 hari, dan sudah memulai pemeriksaan dan mudah-mudahan sesuai target karena saksi cukup banyak, bukan hanya saksi sepuluh atau dua puluh saksi tetapi ada ratusan yang harus diminta keterangannya. . 

"Terlapor itu sendiri sudah kita panggil, namun beliau ada surat bahwa beliau sedang menjalankan ibadah haji," tutup Diky.

Sebelumnya, Gabungan Awak Media Batu Bara (GAM BB) memberikan apresiasinya kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara khususnya Kepala Kejari Diky Oktavia. S.H.M.H yang konsisten menindaklanjuti kasus dugaan tindak pidana korupsi belanja Software Perpustakaan Digital dan Media Pembelajaran Digital pada Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Batu Bara pada Tahun Anggaran (T.A) 2021.

"Patut kita memberikan acungan apresiasi yang sebesar-besarnya bahwa penegakan hukum kita masih peka melawan korupsi di kabupaten Batu Bara. Korupsi adalah musuh kita bersama, korupsi adalah kejahatan luar biasa yang tersistematis. Kasus dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Disdik Batu Bara T.A 2021 harus diusut tuntas," pinta pengurus GAM BB.

Reporter : Reza 

Belum ada Komentar untuk "Ratusan Kepsek Tingkat SD dan SMP Segera Diperiksa, GAM BB Beri Apresiasi Kejari Batu Bara"

Posting Komentar

Polri Gelar Kapolri Cup Shooting Championship 2024

LensaMedan - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Kapolri Cup Shooting Championship 2024 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78. Aca...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel