Ust.Qodri, 13 Tahun Syiarkan Agama Islam di Pedalaman Tanah Karo

Lensamedan- Ustad Khairun Qodri Pinem, S.Pdi sudah menghabiskan waktu 13 tahun untuk mensyiarkan Islam di sebuah desa pedalaman di Tanah Karo. Desa Kuta Buluh merupakan ladang dakwah bagi ustad yang lahir di Dairi ini. Selama itu pulalah ustad muda ini, menegakkan agama Allah secara bergerilya dari rumah ke rumah. Hingga akhirnya memiliki murid dari dewasa dan remaja hingga anak-anak di desa yang berjarak 4 jam lamanya dari Medan ini.

Selain menjadi pendakwah setiap Jum’at di masjid Jabal Nur, masjid satu-satunya yang ada di desa Kuta Buluh, ayah dari tiga anak ini pun mengajarkan mengaji untuk anak-anak desa. Hingga saat ini banyak murid mengajinya yang sudah menghafal beberapa surah. Hanya saja untuk mendidik anak-anak yang berada di lingkungan mayoritas Non Muslim cukuplah sulit, butuh strategi ekstra. Salah satunya dengan memberikan anak-anak jajanan atau makanan ringan sebagai daya tarik anak-anak untuk mengaji.

Karena itulah, saat ACT bersama UPZ Bank Sumut mengucurkan  biaya hidup Da’I Tepian Negeri di ramadhan yang lalu, Ustad Qodri gunakan juga sebagian menjadi hadiah bagi murid-muridnya dalam setoran hapalan, selain itu menambah jajanan murid-muridnya yang ikut mengaji. 

"Ada rasa bahagia  ketika melihat murid-murid berkumpul di rumah warga yang dijadikan madrasah sementara ini," ujar Ustad Qodri dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/11/2020).

Tetapi ada juga rasa sedih yang dirasakan Ustad Qodri karena masih ada anak-anak di sana yang sudah beragama islam, tetapi masih belum tersentuh hatinya untuk menimba ilmu agama yang baik, bahkan masih banyak pula yang mengkonsumsi makanan haram bersama masyarakat non Muslim di Desa Kuta Buluh ini. Apalagi saat pesta adat tiba, sering kali makanan haram menjadi menu wajib disetiap hajatan desa. 

"Ini masih menjadi ‘PR’ bagi saya," katanya.

Ustad Qodri berharap, semakin banyak donatur muslim yang sudi bersilaturahim  ke Desa Suka Buluh, dan memberikan dukungan penuh pergerakan dakwah di wilayah muslim Minoritas lainnya. Karena masih banyak para da’i yang berjuang sendiri-sendiri dalam menegakkan Agama Allah di wilayah yang jauh dari syiar Islam. 

“Terimakasih ACT dan UPZ Bank Sumut yang telah memperhatikan kami,” tutup Ustad Qodri. (Rel)


(Karo)
 

Belum ada Komentar untuk "Ust.Qodri, 13 Tahun Syiarkan Agama Islam di Pedalaman Tanah Karo "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel